Biar Badai, Pasti Berlalu.

Ada resah yang merekah. Perlahan merambat.

Dari satu titik menjalar menadi.

Berdenyut lembut seiring derap jantung hati.

Seperti bisikan indra keenam.

Kuciumkan cuping telinga dengan permukaan hati.

Mencoba menyesap sedikit saja siratan yang terbersit.

Bahasa baru. Bahasa asing. Aku tak mengerti.

Tertunduk mencoba meneropong menembus lapisan ragawi.

Tembus kedalam mencari arti.

Mencoba menggapai setonggak pancang untuk kupegang erat.

Badai topan itu datang lagi.

Setonggak pancang kupegang erat.

Biar badai, pasti berlalu.

Advertisements

About inifeli

Sketch a lot, write a lot, read a lot. Live a lot.

Well, I'd say....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: